Mahasiswa dan Anarkisme

8 Maret 2010 pukul 10:34 am | Ditulis dalam Berita Teknik - UGM | 13 Komentar

Rapat Paripurna DPR mengenai kasus century sudah selesai, namun banyak hal yang terjadi di luar gedung yang melibatkan rakyat Indonesia, terutama para mahasiswa. Mahasiswa dari berbagai daerah melakukan unjuk rasa menuntut kasus century ini dituntaskan dan para pejabat yang bertanggung jawab dengan proses bailout tersebut diadili. Di Jakarta, Makassar, Surabaya dan daerah-daerah lain ramai dengan aksi-aksi para mahasiswa.

Aksi-aksi tersebut semula berjalan dengan damai dan tertib, namun kemudian berubah menjadi ajang lempar batu. Di Makassar para mahasiswa bentrok dengan polisi setempat saat sedang melakukan aksinya. Polisi pun menangkap beberapa mahasiswa yang bertindak anarkis. Namun keesokan harinya mahasiswa itu kembali melakukan aksi anakis yang lebih parah. Mereka merusak pos-pos polisi di sekitar Jalan Andi Pangeran Patterani dan Jalan Sultan Alauddin Makassar. Mereka berdalih aksi mereka itu adalah aksi balas dendam atas perusakan kantor sekretariat HMI cabang Makassar yang dirusak oleh polisi. Selain itu para warga sekitar yang merasa kesalpun menyerang gerombolan mahasiswa yang sedang beraksi, dan terjadilah aksi lempar batu antara mahasiswa dan warga sekitar.

Mengapa seringkali, ketika mahasiswa melakukan aksi, berujung dengan aksi-aksi yang anarkis? Mahasiswa sebagai kaum yang intelek seharusnya mampu mengendalikan dirinya agar tidak berbuat anarkis ketika beraksi. Indonesia ke depan ada di tangan mereka, jika sekarang mereka bertindak seperti itu, maka Indonesia ke depan akan semakin jauh tertinggal dari negara-negara lain. Kultur ramah tamah dan gotong royong yang ada sejak zaman nenek moyang Indonesia dahulu kini ternoda oeh aksi-aksi anarkis yang dilakukan oleh para kaum intelek terebut.

Memang aksi-aksi anarkis mahasiswa di Indonesia tidak hanya terjadi saat ini saja. Sejak zaman orde lama sudah ada aksi-aksi semacam itu. Runtuhnya orde lama merupakan salah satu akibat dari aksi-aksi mahasiswa pada saat itu. Aksi mahasiswa di tahun 1966 itu, mengakibatkan seorang Arief Rahman Hakim meninggal yang kemudian beliau disebut sebagai Pahlawan Ampera. Lalu ketika para mahasiswa turun ke jalan pada tahun 1998 menyebabkan runtuhnya rezim orde baru yang berkuasa selama 32 tahun, juga mengakibatkan 3 orang mahasiswa menghembuskan nafas terakhirnya.

Mahasiswa yang menjadi kekuatan utama rakyat Indonesia, haruskah melakukan tindakan-tindakan anarkis itu? Bukankah mereka bisa melakukan aksinya dengan lebih bijak? Indonesia ke depan ada di tanganmu wahai mahasiswa! Bijaklah ketika hendak melakukan aksi!

oleh: Ahmad Faqih Mahally

Iklan

13 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. sip sip… ayo terus MIT…. terus berupaya menyebarkan informasi informasi yang WAJIB diketahui…

    hohohohohoho

  2. bagus. tingkatkan!!

    apalagi kalau komentar2 yang ada di sini adalah komentar dari orang lain selain anggota BEM.. berarti pubilkasi sudah massif.. ๐Ÿ˜‰

    buat RRR;
    btw kata “‘ala” itu kan huruf “jarr” kan?? ๐Ÿ™‚

  3. mantap

  4. hehe.. maaf.. namaku Ahmad Faqih Mahalli .. bukan Mahally.. hhehehee

    thanx yoo .. maaf kalo tulisannya ngawur..

  5. repost byk bner T.T

  6. this is our first post…
    ayo ramaikan dg tulisanmu…!!

  7. wohoohoo..

  8. Congratulations for all of us!!
    Our blog has been built!

    Makan madang yook..!!
    and keep spirit for the next job!!
    syukron ala ijtihadukum. hehehe..

  9. EM AI TI!
    X))
    XD
    CX

  10. EM AI TI !!!!!!!!!!!!!!!
    XD
    X))
    CCCX

    OH ya, PERTAMAX GUN!!!

  11. EM AI TI!!!!!!!!!!!!!!!
    XD
    XP
    X))
    CCX

  12. Weis, maju, Qih ..
    wlopun aq lum baca isiny, tp kyknya bgus ..
    *keburuburu kuliah mode on
    XD

    • EM AI TI!
      PERTAMAX GUN!
      XD
      CX
      X))


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: