ISRAEL AGAINST HUMANITY. AGAIN..

10 Juni 2010 pukul 1:07 pm | Ditulis dalam sebar isu | Tinggalkan komentar

(Israel Melawan Kemanusiaan. Lagi..)

Untuk kesekian kalinya, tentara zionis Israel kembali melancarkan  aksi brutal dan tak masuk akal. Pada hari Senin (31/5) sekitar pukul 05.00 (pukul 09.00 WIB) Israel menyerang konvoi armada kapal kebebasan Marvi Marmara.

Marvi Marmara adalah satu dari 6 kapal Armada Kebebasan (Freedom Flotilla) yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Palestina. Namun belum sampai tujuan, mereka di serang oleh tentara Israel. Akibat dari serangan tersebut televisi saluran 10 Israel menyebutkan, sekurangnya 19 orang tewas dari kalangan aktivis dan 50 orang lainnya luka-luka. (kompas.com 1/6/2010)

Kapal diketahui mengangkut 10 ribu ton  bantuan kemanusiaan dan sekitar  700 aktivis kemanusiaan dan sejumlah anggota parlemen dari sejumlah negara. Rombongan terdiri dari organisasi rakyat dari lebih 50 negara di bawah koordinasi IHH (Insani Yardim Vakfi), yang berbasis di Turki. Ini jelaslah tindakan yang tidak adil. Sebuah kapal kemanusiaan, yang membawa misi damai, yang tak membawa senjata apapun, diserang dengan membabi buta dari  berbagai arah. Penembakan kepada relawan kemanusiaan merupakan hal yang melanggar nilai kemanusiaan dan hukum International

Seorang pejabat Israel mengatakan bahwa kesalahan mereka adalah melanggar peringatan untuk tidak  melewati batas perairan dan melawan terlebih dahulu dengan pisau dan parang (tvone 31/5/10).Lalu, masuk akalkah ketika dengan alasan di atas (yang terkesan hanya untuk mencari pembenaran), Isrel mengerahkan sepasukan tentaranya, menyerang dari udara, membajak kapal tersebut, bahkan membunuh relawan di dalamnya.

Menuai kutukan dari pelosok dunia, Israel menyatakan tetap akan menghalangi kapal-kapal yang berupaya mengirimkan bantuan ke Jalur Gaza. Hal tersebut ditegaskan Deputi Menteri Pertahanan Israel Matan Vilnai, Selasa (1/6).”Kami tidak akan membiarkan kapal-kapal mencapai Jalur Gaza, termasuk bantuan yang akan menjadi ancaman bagi jantung Israel,” kata Vilnai.

Rencana Israel akan mendeportasi (memulangkan paksa) terhadap 700 aktivis yang sekarang ditahan di Ashdod. Tetapi bila mereka menolak untu dideportasi, maka pemerintahan Israel akan memasukkan mereka ke  penjara. Kapal Marmara berlabuh di pelabuan Ashdod, Senin petang(31/5), sesudah dikawal kapal perang Israel, dan dipaksa untuk berlabuh di pelabuhan Zionis-Israel. Kapal Mavi Marmara membawa 600 penumpang. sebagian besar mereka adalah aktivis kemanusiaan, tokoh-tokoh, dan bahkan ada seorang pemenang hadiah Nobel. (eramuslim.com)

Kejadian ini bertentangan dengan semangat semangat Human Rights dalam konvensi DUHAM dan juga Pembukaan UUD ’45 sebagai konstitusi Indonesia. Peristiwa ini lebih dari hanya sekedar serangan atas sebuah kapal, lebih dari hanya sekledar urusan dua negara. Kapal ini memang berangkat dari Turki, tapi ini juga lebih dari hanya sekedar masalah Turki-Israel, ataupun Palestina Israel. Ini tentang kemanusiaan, bahwa Israel telah menginjak – injak kemanusiaan, Israel telah menghina dunia. Setiap negara yang menjunjung tinggi kemnusiaan haruslah bersikap hari ini. Israel telah melawan kemanusiaan. Lagi.  Siapapun anda, dimanapun anda, ini adalah masalah kita bersama. Karena kemanusiaan telah terhina di belahan bumi sana, dan kita yang masih memiliki rasa kemanusiaan itu, tak seharusnya hanya berpangku tangan belaka. Lakukan  apa yang kita bisa lakukan, sekarang!

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: