PROF. IR. JAMASRI Ph.D : SAYA SUNGKAN MENGATAKAN TEKNIK-LAH YANG TERBAIK

22 Juni 2010 pukul 7:26 pm | Ditulis dalam Berita Teknik - UGM | 1 Komentar

YOGYAKARTA – MIT : Siapa tak kenal hari pendidikan nasional? Ya, salah satu momentum bersejarah Indonesia yang diperingati tiap tanggal 2 Mei sebagai penghargaan bagi penyelenggara pendidikan. Jika dilihat sejarahnya, peringatan yang biasa disingkat Hardiknas ini, tak akan luput dari perjuangan sang pahlawan pendidikan, Ki Hajar Dewantara. Beliau merupakan sosok yang senantiasa mengabdi dan mendukung perkembangan pendidikan Indonesia sebagai bentuk kepedulian juga keprihatinan terhadap pendidikan di tanah air pada masanya. Atas perjuangannya tersebut, hingga kini, namanya pun dikenang sebagai Bapak Pendidikan Nasional dan tanggal kelahirannya diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.

Idealnya, Hardiknas bukan hanya sebatas perayaan saja, namun lebih kepada evaluasi kinerja penyelenggara pendidikan di Indonesia. Lantas bagaimana dengan Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada sebagai salah satu penyelenggara pendidikan di tanah air? Sudahkah memberikan respon positif terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia? Untuk menjawabnya, Senin (17/5) lalu, secara ekslusif Media Informasi Teknik (MIT) berhasil mewawancarai Bapak Prof. Ir. Jamasri Ph.D yang kini menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Penelitian, dan Kerjasama Fakultas Teknik UGM. Tema yang diangkat dalam wawancara ini adalah “Kebangkitan Pendidikan Nasional”, dimana MIT mengaitkan 2 moment bersejarah Indonesia, yakni Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional dimana keduanya jatuh pada bulan yang sama.

Di awal wawancara, MIT meminta penjelasan terkait 3 subbidang yang kini dijabat oleh Pak Jamasri dalam posisinya sebagai wakil dekan. Sub bidang kemahasiswaan merupakan segi yang membina, mendampingi, dan memantau semua kegiatan mahasiswa baik internal maupun eksternal dalam lingkup BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) dan Himpunan Mahasiswa di tiap prodi/jurusan. Sub bidang Penelitian membawahi kegiatan pengembangan, motivasi, pembinaan, riset bagi para dosen baik yang dananya diperoleh dari dalam maupun luar UGM, dimana riset sendiri bisa melibatkan peran mahasiswa. Sementara Sub Bidang Kerjasama merupakan bagian yang mengatur hubungan kerjasama tingkat nasional maupun internasional, seperti program Erasmus Mundus yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa S1, S2, dan S3 serta dosen UGM untuk studi selama di Eropa, begitu sebaliknya bagi mahasiswa Eropa yang akan bertukar studi di UGM.

Lebih dalam tentang itu, MIT juga mengulas pertanyaan sudah seperti apakah posisi Fakultas Teknik dalam lingkup Universitas Gadjah Mada sendiri. “Fakultas Teknik merupakan fakultas terbesar di UGM dilihat dari jumlah mahasiswa dan dosennya. Dosen bergelar doktor sekitar 200 orang dan yang menduduki predikat guru besar sejumlah 40 orang. Sementara di segi Riset, tahun 2009 hingga 2010 ini, Teknik memperoleh dana penelitian tersebesar, dimana tahun 2009 mencapai 7,2 milyar rupiah dan tahun 2010 sampai dengan bulan Mei ini telah memperoleh 2,7 milyar rupiah ditambah sekitar 15 judul penelitian yang diajukan masing-masing akan di danai sekitar 1,5 milyar rupiah.” ujar Wadek yang juga aktif mengajar Fisika di Jurusan Teknik Mesin dan Industri ini. “Dimana riset sendiri dilakukan guna meningkatkan kualitas pendidikan demi optimalisasi belajar mengajar. Dengan dosen yang melakukan riset, mereka memililiki pengalaman secara langsung dengan permasalahan yang akan dipecahkan, sehingga semakin percaya diri dalam memberikan ilmunya kepada mahasiswa” tambahnya.

Lebih luas tentang itu, pada jajaran nasional dan internasional, ayah 3 orang anak ini, dengan rendah hati mengaku enggan menyebut Teknik UGM sebagai fakultas terbaik Indonesia, namun lebih mengarah pada penggambaran indikator utama yang mampu menjelaskan baik atau tidaknya sebuah fakultas. Dimana indikator utama tersebut meliputi riset (penelitian) berskala nasional maupun internasional, publikasi di jurnal Internasional, fasilitas penunjang studi, jumlah sumberdaya yang berkualitas (mahasiswa, dosen, dan pengelola), peminat perguruan tinggi, daya serap lulusan di berbagai instansi, serta banyaknya kegiatan mahasiswa yang berbobot.

Dari segi sumberdaya yang berkulaitas misalnya, Prof. Ir. Jamasri Ph.D sendiri mengakui bahwa secara kualitas Fakultas Teknik UGM memiliki mahasiswa dan dosen yang sangat baik dan bermutu. “Semua berkat manajemen yang baik”, begitu kata professor yang juga aktif sebagai Assessor di BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi). Dari sisi penerimaan calon mahasiswa, para peminat tiap prodi di fakultas teknik pun sangat besar. Sebut saja program studi Teknologi Informasi yang merupakan prodi baru dari jurusan Teknik Elektro, dimana di awal tahun kelahirannya (tahun 2010 ini) rasio pendaftar dan calon mahasiswa diterima mencapai 1:150-an. “Bahkan nilai tertinggi pada UM-UGM bulan Maret lalu, ada di prodi ini, yakni bernilai 900, melebihi pendidikan dokter” jelasnya. Secara lulusan, beliau menjelaskan bahwa Teknik UGM memang mampu mencetak putra-putri terbaik bangsa. “Lulusan Teknik UGM cenderung memiliki masa tunggu yang pendek untuk bekerja, bahkan ada yang belum lulus tetapi sudah ditunggu berbagai instansi.”, ujar dosen bergelar Insinyur yang juga aktif di masyarakat sebagai Ketua Keluarga Muslim Pogung ini.

Melalui indikator-indikator utama itulah, Prof. Ir. Jamasri Ph.D menggambarkan posisi Fakultas Teknik UGM di kancah nasional maupun internasional. Dimana FT-UGM sendiri cenderung mengalami peningkatan di tiap indikatornya. “Melalui indikator ini, kita juga dapat menggambarkan seberapa besar kontribusi Teknik dalam wahana pendidikan bagi masyarakat.” jelas dosen bergelar doktor kelahiran Kudus, 4 Juli 1961 ini.

Beralih pada diskusi mengenai prestasi, Beliau memaparkan kemenangan Teknik yang baru-baru ini meraih predikat juara umum dalam Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) regional III. Kompetisi yang digelar di Universitas Negeri Yogyakarta, 16 Mei lalu, menobatkan Teknik UGM sebagai peraih Juara I KRI, Juara I KRCI Kategori Berroda, Juara I KRCI Kategori Berkaki, dan Juara III KRCI Kategori Battle. “Tim Robot UGM tersebut akan di majukan dalam kontes robot tingkat nasional di Kota Malang pada 19-20 Juni mendatang” ungkapnya saat diwawancarai secara eksklusif di Gedung KPTU, Ruang Wakil Dekan Kemahasiswaan.

Selain menjelaskan prestasi dalam kontes robot, beliau juga berkomentar mengenai prestasi Teknik pada internal UGM yakni dalam Program Kegiatan Mahasiswa (PKM). Tercatat adanya peningkatan proposal PKM yang berhasil didanai jika dibandingkan dengan tahun 2009 lalu. “Pada tahun ini, dari 70 proposal PKM yang diajukan mahasiswa Teknik, 29 diantaranya berhasil lolos dan didanai. Tidak seperti tahun 2009 lalu, dimana proposal PKM yang didanai berjumlah 8 dari 47 yang diajukan. Ini merupakan peningkatan yang drastis!” jelas Beliau saat dimintai keterangan. “Hal ini tentunya tidak terlepas dari pengaruh dosen pembimbing PKM yang telah mendapatkan sosialisasi tersebut dalam program TOT (Training Of Trainers)” tambahnya. Dimana TOT dalam hal ini, merupakan bentuk pembinaan bagi para dosen untuk tahu seluk-beluk PKM. Dosen yang mendapatkan TOT selanjutnya mendampingi mahasiswa dalam menyiapkan proposal PKM.

Masih membahas mengenai prestasi Teknik, pada moment hari pendidikan nasional lalu di Universitas Gadjah Mada diselenggarakan event pemilihan mahasiswa berprestasi. Dimana pada kegiatan yang dilaksanakan tiap tahun ini, tiap fakultas berkesempatan mengirim maksimal 2 orang untuk diseleksi. Saat dikonfirmasi mengenai kegiatan tersebut, Prof. Ir. Jamasri Ph.D dengan bangga mengatakan bahwa mahasiswa berprestasi UGM pada peringkat pertama di pegang oleh mahasiswa Teknik. “Akhmad Nasikun, mahasiswa jurusan teknik elektro angkatan 2007” tuturnya, sambil memperlihatkan surat keputusan hasil seleksi mahasiswa berprestasi UGM dengan nilai 91,82. Perolehan nilai mahasiswa tersebut dikalkulasikan dari nilai IPK, ekstrakurikuler, dan sertifikat atau penghargaan yang bersifat kompetitif. Rencananya, Akhmad Nasikun akan mewakili UGM sebagai calon mahasiswa berprestasi di tingkat nasional, yang nantinya berpeluang diundang dalam upacara kemerdekaan di Istana Negara.

Rupanya, bukan hanya mahasiswa saja yang mampu menoreh kebanggaan bagi FT-UGM, prestasi yang dicetak para dosen pun tidak kalah hebatnya. Sebut saja penghargaan yang diterima Bapak Prof. Ir. Bambang Suhendro M.Sc., Ph.D., yang berhasil menerapkan sistem pemantau keamanan jembatan di Jembatan Lintas Pulau, Suramadu. Selain itu, Bapak Prof. Suryo Purwono, Ketua Jurusan Teknik Kimia yang mendapatkan penghargaan sebagai Kaprodi Teladan II Tingkat Nasional tahun 2009.

Melihat banyaknya prestasi yang diukir Teknik, Pak Jamasri mengakui hal ini merupakan hasil dari kerjasama yang baik antar warga FT-UGM. “Kualitas sebuah Fakultas dipengaruhi oleh mahasiswa, proses belajar mengajar, dan dosen sebagai fasilitastor”, ujar salah satu Reviewer PKM dan Ketua Dewan PIMNAS DP2M Dikti 2010 tersebut. “Untuk mendukung ketiga hal tersebut, tentunya harus diimbangi dengan manajemen dan pembinaan yang baik pula”, tambahnya.

Dalam akhir wawancara eksklusif MIT dengan Bapak Prof. Ir. Jamasri Ph.D., Beliau menghimbau kepada mahasiswa Teknik UGM untuk senantiasa bangkit dan berpartisipasi aktif dalam peningkatan mutu pendidikan. “Sadar bahwa mahasiswa teknik adalah insan berprestasi, maka sudah seharusnya kita bangkit, tidak sekedar berprestasi dalam perkuliahan formal saja namun juga kepada keberhasilan kegiatan ekstrakurikuler. Karena, tanpa itu semua akan sulit menjadi manusia yang berdaya saing lebih!” pesan Beliau saat mengakhiri perbincangan yang berlangsung selama 30 menit tersebut.

Oleh :
Rendy Adriyan Diningrat

Mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota Angkatan 2009
Departemen Media Informasi Teknik – BEM FT-UGM

Iklan

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. menarik juga ulasan artikelnya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: